RAT KSPPS Al Fath Winong Barokah Tutup Tahun Buku 2025, Tegaskan Komitmen Syariah dan Penguatan Ekonomi Anggota

Surakarta — Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Al Fath Winong Barokah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Tahun Buku 2025 pada Minggu, 8 Februari 2026, bertempat di Gedung de’LIMA Sekarpace, Jebres, Solo. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.

RAT menjadi forum tertinggi koperasi untuk mengevaluasi kinerja pengurus sekaligus menetapkan arah kebijakan ke depan. Seluruh anggota diharapkan hadir tanpa izin sebagai bentuk tanggung jawab dan partisipasi aktif dalam membangun koperasi berbasis syariah yang sehat dan berkelanjutan.

Ketua KSPPS Al Fath Winong Barokah, Drs. H. Suparman, S.H., BKP, dalam sambutannya menegaskan bahwa koperasi yang dikelola saat ini tetap berada dalam koridor kebersamaan yang mengedepankan kemaslahatan bersama. Ia menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta ketaatan pada prinsip syariah dalam seluruh aktivitas simpan pinjam.

Operasional simpan pinjam berbasis syariah yang kami jalankan tidak hanya mengejar sisa hasil usaha, tetapi juga menekankan nilai tolong-menolong, menjauhi riba dan praktik yang merugikan. Alhamdulillah, sepanjang tahun 2025 KSPPS Al Fath Winong Barokah menunjukkan perkembangan positif,” ungkapnya.

Beliau memaparkan, pada tahun buku 2025 koperasi mencatat pertumbuhan 6.2%. Semua itu berkat partisipasi aktif dari seluruh anggota KSPPS Selain itu, nilai pembiayaan—termasuk pembiayaan pendidikan—mengalami peningkatan dan akan dikembalikan manfaatnya kepada anggota melalui mekanisme bagi hasil sesuai prinsip syariah.

Kepercayaan anggota adalah modal utama kami. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas kedisiplinan dan komitmen seluruh anggota dalam memenuhi kewajiban,” tegasnya..

Ke depan, pengurus menargetkan fokus pada perluasan pembiayaan, menjaga stabilitas usaha, serta meningkatkan sisa hasil usaha pada tahun 2026. Anggota juga diharapkan aktif memberikan kritik dan saran konstruktif demi memperkuat kelembagaan koperasi di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Sementara itu, H. Sugeng Rahardjo, selaku pembina KSPPS Al Fath Winong Barokah, menekankan dua prinsip utama dalam pengelolaan koperasi syariah, yakni profesionalisme dan ketaatan terhadap syariat.

Koperasi harus dikelola secara profesional agar semakin maju, memberikan manfaat nyata, dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Namun di saat yang sama, seluruh transaksi harus benar-benar sesuai syariat. Jangan sampai namanya syariah, tetapi praktiknya masih menyisakan keraguan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran pengawas syariah serta konsultasi kepada pihak yang kompeten jika terdapat keraguan dalam transaksi. Menurutnya, konsistensi dalam prinsip syariah menjadi pembeda utama koperasi syariah dengan lembaga keuangan lainnya.

Dalam RAT tersebut, turut diagendakan pemilihan Ketua KSPPS Al Fath Winong Barokah untuk masa bakti 2026–2031. Pembina berharap kepengurusan yang terpilih nantinya merupakan sosok-sosok profesional, amanah, berintegritas dan tunduk pada ketentuan organisasi serta nilai-nilai syariah.

Rapat Anggota Tahunan ditutup dengan doa dan harapan agar KSPPS Al Fath Winong Barokah senantiasa diberi keberkahan, terus tumbuh sehat, serta mampu menjadi pilar penguatan ekonomi umat. (Ghoni)

Facebook Comments Box

Check Also

Senkom Karanganyar Paparkan Ketahanan Pangan hingga Pengawalan Mudik di Hadapan Kapolres

GAPURAJATENG | KARANGANYAR – Di ruang kerja Kapolres Karanganyar, sebuah dialog hangat tercipta pada Selasa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *