Menjaga Gerbang “Nadi” Mudik: Dedikasi Tanpa Jeda Senkom Tegal di Jalur Klonengan & Adiwerna

GAPURAJATENG | SLAWI – Di tengah deru mesin kendaraan pemudik yang mulai memadati aspal wilayah Kabupaten Tegal, sekelompok relawan berseragam hitam-hitam tampak siaga di titik-titik krusial. Mereka bukan aparat, namun kehadiran mereka menjadi “pelumas” bagi lancarnya roda transportasi selama Operasi Ketupat Candi 2026.

Senkom Mitra Polri Kabupaten Tegal kembali membuktikan komitmennya sebagai garda pendukung dengan menerjunkan lebih dari 30 personel secara bergiliran. Fokus mereka terbagi di dua titik “panas” mudik: Exit Tol Adiwerna dan Pos Terpadu Klonengan.

Pengabdian 15 Jam Sehari

Tugas ini bukanlah pekerjaan ringan. Dimulai sejak matahari beranjak naik pukul 07.00 WIB hingga larut malam pukul 22.00 WIB, para personel ini memastikan setiap pergerakan pemudik terpantau dan situasi tetap terkendali.

Ketua Senkom Kabupaten Tegal, Abdur Rohman, S.Pd, tidak hanya memantau dari balik meja. Ia turun langsung melakukan supervisi di lapangan, seperti yang terlihat saat koordinasi hangat dengan Kapospam Ipda Jhony di Posko Terpadu Klonengan.

Kami hadir dengan semangat ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Ini adalah bentuk nyata sinergi kami sebagai mitra strategis Polri untuk memberikan rasa aman bagi saudara-saudara kita yang pulang kampung,” tegas Abdur Rohman saat memantau kesiapan personelnya.

Harmoni Lintas Sektor di Garis Depan

Keamanan mudik di Tegal tahun ini menjadi panggung kolaborasi yang solid. Senkom melebur dalam satu barisan bersama jajaran Polri, Dinas Perhubungan, PMI, BPBD, Satpol PP, tenaga kesehatan, hingga adik-adik Pramuka. Sinergi lintas sektoral inilah yang menjadi kunci agar arus mudik 2026 minim hambatan dan aman dari potensi gangguan.

Inovasi Pantauan Digital

Sesuai dengan arahan pusat mengenai pemanfaatan teknologi, para personel di lapangan juga didukung oleh sistem informasi yang akurat. Hal ini sejalan dengan peluncuran aplikasi “Senkom Integrasi” yang memungkinkan koordinasi cepat antara relawan di Exit Tol dengan fasilitas kesehatan atau kepolisian jika terjadi keadaan darurat di jalan.

Dengan pengawasan yang ketat dan pelayanan yang humanis, Senkom Tegal berharap setiap pemudik dapat menginjakkan kaki di halaman rumah dengan selamat, sehingga perayaan Idulfitri 1447 H benar-benar menjadi momen penuh kenyamanan dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga. (Ghoni)

 

Facebook Comments Box

Check Also

Kolaborasi LDII, NU, dan Kemenag di Pekalongan: Hilal Nihil, Puasa Ditambah Sehari

Gapura Jateng, 19 Maret 2026. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Pekalongan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *