GAPURAJATENG | SURAKARTA – Komitmen menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H kembali ditegaskan oleh Senkom Mitra Polri Kota Surakarta melalui kegiatan Pengamanan dan Pemantauan (PPM) Lebaran 2026 di sejumlah titik vital di kota tersebut.
Lebih dari 30 personel diterjunkan secara bergiliran untuk memperkuat pengawasan di beberapa pos strategis, antara lain Pos PAM Faroka, Pos PAM Jurug, Pos Terpadu Benteng Vastenburg, serta Pos Pelayanan (Posyan) Tirtonadi. Pemantauan dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Ketua Senkom Mitra Polri Kota Surakarta, H. Yusuf Erwansyah, A.Md., turun langsung ke lapangan melakukan supervisi, pada Kamis 19/3/26, khususnya di Posyan Tirtonadi dan Pos Terpadu Benteng Vastenburg. Dalam kunjungannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antarpetugas lintas instansi dalam menjaga keamanan selama masa mudik.
“Kehadiran Senkom di lapangan harus mampu memperkuat koordinasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jaga komunikasi dan kebersamaan dengan seluruh unsur yang bertugas,” tuturnya kepada awak media.

Selain melakukan pemantauan, Yusuf juga menyerahkan bingkisan kepada petugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan selama Operasi Ketupat Candi 2026.
Di Posyan Gilingan, jajaran petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Pramuka, dan Senkom turut menerima kunjungan tersebut. Perwakilan petugas, Iptu Asto Harwahap, S.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi aktif Senkom dalam berbagai kegiatan pengamanan di Surakarta.
“Kami mengucapkan terima kasih atas peran serta Senkom yang selalu hadir dalam berbagai operasi pengamanan, baik Natal dan Tahun Baru, Operasi Lilin, maupun Ketupat Candi,” ujarnya.
Kunjungan juga dilanjutkan ke Pos PAM Benteng Vastenburg yang diterima oleh Iptu Lilik Haryanto, S.H. sebagai bagian dari koordinasi penguatan pengamanan di lapangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Candi 2026, yang melibatkan berbagai unsur seperti Polri, TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, Satpol PP, BPBD, hingga relawan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menciptakan arus mudik yang tertib, aman, dan minim gangguan.
Dengan penguatan pengamanan di titik-titik strategis tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, serta penuh kebahagiaan. (Ghoni)
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah