Ratusan Warga LDII Tengaran Laksanakan Sholat Idul Fitri dengan Khidmat di Desa Sugihan

Gapurajateng.com, Semarang – Semangat kemenangan Hari Raya Idul Fitri menyelimuti ratusan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di wilayah Kecamatan Tengaran dan Kaliwungu. Lebih dari 800 jamaah yang tergabung dalam Pimpinan Cabang (PC) LDII Tengaran dan Kaliwungu memadati lapangan sepak bola , Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Sabtu, 24 Maret 2026, bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H, untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri.

Sejak dini hari, jamaah mulai berdatangan dan memadati akses menuju lokasi. Meskipun pelaksanaan sholat dijadwalkan pukul 06.30 WIB, kedisiplinan warga terlihat dari kehadiran mereka yang lebih awal. Hal ini mencerminkan semangat spiritual dan antusiasme dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh.

Cuaca cerah yang menyelimuti Desa Sugihan turut menambah kekhidmatan suasana. Hamparan langit biru menjadi latar indah bagi jamaah yang hadir dengan busana terbaik, membentuk saf yang rapi dan tertib di seluruh area lapangan.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri dipimpin oleh KH Muhammad Kunzeiri selaku Imam dan Khatib, yang juga merupakan Dewan Penasihat (Wanhat) DPD LDII Kota Salatiga. Dalam khutbahnya, beliau mengajak jamaah untuk menjaga nilai-nilai ketakwaan yang telah dibangun selama Ramadhan, serta menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan meningkatkan kepedulian sosial.

Seluruh rangkaian ibadah berlangsung lancar dan penuh kekhusyukan. Jamaah membubarkan diri secara tertib setelah doa penutup, meninggalkan kesan mendalam akan kuatnya kebersamaan dan sinergi antarwarga LDII di wilayah tersebut.

Pengamanan kegiatan turut dipantau oleh Bhabinkamtibmas Desa Sugihan, Bripka Joko Purwanto. Ia mengapresiasi ketertiban pelaksanaan ibadah, terlebih di Dusun Rekesan terdapat dua titik pelaksanaan Sholat Idul Fitri, yakni di halaman Masjid Baitul Ula oleh warga Nahdlatul Ulama dan di kawasan Lapangan Rekesan oleh warga LDII, serta pelaksanaan di lapangan sepak bola Dusun Rekesan RT 23 / RW 04 Desa Sugihan.

Sekretaris LDII Desa Sugihan, Vicky Wulandari, menyampaikan bahwa perbedaan lokasi pelaksanaan ibadah tidak mengurangi keharmonisan antarwarga. Ia menuturkan, meskipun terkadang berangkat bersama namun berpisah di lokasi sholat, kebersamaan tetap terjalin hangat. Bahkan, canda dan keakraban tetap terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan juga datang dari tim kesehatan yang disiagakan panitia. Darti, salah satu petugas dari puskesmas setempat, mengungkapkan rasa syukur karena tidak ada jamaah yang membutuhkan penanganan medis selama kegiatan berlangsung, meskipun jumlah peserta mencapai ratusan orang.

Momentum Idul Fitri ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi. Suasana saling bersalaman dan bermaafan antarjamaah menghadirkan kehangatan tersendiri, mengobati kerinduan setelah sekian lama tidak berjumpa, serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. S14SHL

Facebook Comments Box

Check Also

PAC LDII Desa Sugihan Ajukan Izin Penggunaan Lapangan Desa untuk Sholat Idul Fitri 1447 H

Gapurajateng.com, Semarang– Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Desa Sugihan mengajukan permohonan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *