SEMARANG, GAPURAJATENG. COM – Senkom Mitra Polri Kota Semarang kembali menggelar Rapat Kerja Kota (Rakerkot) sebagai langkah awal sebelum menjalankan sejumlah kegiatan di tahun 2026.
Pertemuan yang dihadiri sejumlah perwakklan anggota dari 16 kecamatan ini menjadi wadah penting untuk menata ulang program, mengevaluasi capaian, dan menentukan fokus kegiatan di tahun berikutnya.
Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Sirotol Mustaqim Simongan pada Minggu, 30 November 2025 ini berlangsung dengan penuh semangat partisipasi.
“Rakerkot ini bukan sekadar rapat, tapi ruang untuk menyatukan pikiran dan langkah untuk evaluasi dan sejumlah program kerja yang disampaikan anggota,” ujar Ketua Senkom Kota Semarang, Nanang Agus Triawan.
Mengusung tema “Mewujudkan Senkom Prima: Profesional, Responsif, Inovatif, Modern, dan Akuntabel”, agenda ini menjadi pondasi bagi Senkom untuk menghadapi tantangan sosial yang terus berubah.
Tema tersebut dipilih sebagai dorongan agar organisasi selalu adaptif dan relevan dalam menjalankan fungsinya di tengah masyarakat.
Nanang menegaskan bahwa fokus utama Rakerkot adalah menyusun program kerja tahunan untuk 2026.
“Kami ingin semua anggota memiliki arah yang sama. Penyelarasan ini penting agar program dapat berjalan efektif mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kota,” katanya.
Terkait rakerkot, lanjut Nanang, ada klaster prioritas yang akan menjadi fokus utama. Yakni Kamtibmas, Bela Negara, Kebencanaan, dan Informasi Masyarakat serta Pemerintah.
Menurutnya, klaster ini dipilih berdasarkan dinamika kebutuhan masyarakat Kota Semarang selama beberapa tahun terakhir.
Pada klaster Kamtibmas, Senkom berencana meningkatkan keterlibatan anggota sektor dalam menjaga keamanan di lingkungan.
“Kami akan memperkuat peran anggota agar bisa lebih cepat merespons situasi di lapangan,” jelas Nanang.
Sementara pada klaster Bela Negara, program diarahkan untuk program yang menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air melalui pendekatan edukatif dan kegiatan komunitas.
“Rasa cinta tanah air harus terus dirawat, dan program kami tahun depan akan lebih banyak menyasar generasi muda, ” katanya.
Bidang Kebencanaan juga mendapat perhatian serius. Kota Semarang masih menghadapi risiko banjir, rob, hingga cuaca ekstrem. Senkom Kota Semarang menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan dengan pelatihan tambahan.
“Kami ingin anggota siap turun kapan saja, terutama saat kondisi mendesak dengan sarpras yang memadai,” ungkapnya.
Di klaster Informasi Masyarakat dan Pemerintah, Senkom menegaskan kembali pentingnya penyampaian informasi yang cepat dan dapat dipercaya.
“Dengan slogan ‘Menembus jarak tanpa batas, siaga saat aman, ada saat dibutuhkan, NKRI harga mati’, kami ingin memastikan Senkom tetap hadir sebagai jembatan informasi yang aktif dan responsif,” jelasnya.
Melalui pembahasan yang intens dan melibatkan berbagai perspektif, Rakerkot 2025 menjadi pondasi untuk memperkuat kapasitas organisasi.
Harapannya, Senkom Kota Semarang dapat memberikan kontribusi lebih besar dan lebih efektif bagi masyarakat di tahun 2026.
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah