Gapura Jateng, Minggu, 10 Mei 2026 – Estafet perjuangan pencak silat di Kota Pekalongan memasuki babak baru. Pengurus Kota PERSINAS ASAD Pekalongan menggelar kegiatan Konsolidasi Pengurus Masa Bakti 2026-2031 bertempat di Resto Sego Dalem, Minggu (10/5/2026). Acara ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan visi organisasi dengan perkembangan regulasi pencak silat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda internal, tetapi juga memperkuat jejaring sosial PERSINAS ASAD. Hadir secara langsung Ketua Umum IPSI Kota Pekalongan, H. Fauzi Umar Lahji, S.E., didampingi Bendahara IPSI. Hadir pula para Ketua Perguruan Pencak Silat se-Kota Pekalongan, Ketua DPD LDII serta Ketua SENKOM MITRA Polri Kota Pekalongan sebagai mitra strategis, yang kehadirannya mempertegas implementasi MoU yang telah disepakati sebelumnya.
Rangkaian acara diawali dengan paparan penguatan struktur organisasi oleh Wakil Ketua. Ini bertujuan agar jajaran pengurus, memiliki pemahaman yang solid mengenai tupoksi masing-masing.
Tak hanya soal manajemen, peserta juga dibekali dengan update peraturan tanding IPSI serta teknis Pasanggiri PERSINAS ASAD, agar tidak tertinggal perkembangan informasi.

Suasana mencair saat penampilan “Salam Pembuka” dari tiap ketua perguruan, disusul atraksi Solo Kreatif oleh pesilat PERSINAS ASAD. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PERSINAS ASAD Kota Pekalongan, Yuyun Munadhi, melaporkan susunan pengurus masa bakti 2026-2031, juga rencana strategis yakni kejuaraan perdana internal bertajuk “Batik Cup-1 PERSINAS ASAD Kota Pekalongan 2026”.
“Batik Cup bukan sekadar kompetisi, tapi implementasi sinergi dengan IPSI dalam menjaring bibit sejak dini. Selaras dengan tema kami: Mempererat Silaturrahim, Membangun Pesilat Profesional, Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarakter Luhur,” tegasnya.

Ketua Umum IPSI Kota Pekalongan, H. Fauzi Umar Lahji, S.E., apresiasi langkah PERSINAS ASAD dalam melakukan konsolidasi, “Keberhasilan Kontingen Kota Pekalongan meraih 13 tiket dalam BK Porprov 2025 lalu adalah bukti nyata, itu semua buah kebersamaan, komunikasi baik, dan ikhlas dalam berjuang, ungkapnya
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah