GAPURA JATENG | BOYOLALI, 12 Juli 2026 (ANTARA) – Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jawa Tengah meningkatkan kompetensi pelatih melalui Training of Trainers (TOT) Pelatih Jurus Tunggal IPSI yang digelar di Baitul Anshor, Gagaksipat, Boyolali, Sabtu-Minggu (11–12/7), sebagai upaya memperkuat kualitas pembinaan atlet pencak silat di daerah.
Kegiatan yang diikuti 25 pelatih dari berbagai Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) PERSINAS ASAD se-Jawa Tengah tersebut dibuka langsung oleh Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah, Drs. H. Sutiyono, M.Pd, serta dihadiri oleh Wasit Juri, Mukmin (pernah menjadi Wasjur Internasional).
Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah Drs. H. Sutiyono, M.Pd., mengatakan pelatih memiliki posisi penting dalam membentuk atlet berprestasi sekaligus menjaga keseragaman teknik Jurus Tunggal IPSI sesuai standar yang ditetapkan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
“Melalui pelatihan ini kami berharap para pelatih memiliki pemahaman yang sama terhadap teknik Jurus Tunggal IPSI sehingga mampu melatih atlet secara benar, terukur, dan sesuai standar yang berlaku. Kualitas pelatih menjadi salah satu kunci lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa mendatang,” katanya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan TOT merupakan bagian dari program kerja Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah Tahun 2026 untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia bidang kepelatihan, khususnya dalam nomor Jurus Tunggal IPSI yang menjadi salah satu nomor resmi pada pencak silat prestasi.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik secara intensif. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar Jurus Tunggal IPSI, penyamaan persepsi gerakan sesuai standar IPSI, pembinaan karakter dan keagamaan, penyempurnaan teknik, hingga evaluasi kemampuan peserta.
Seluruh peserta merupakan pelatih PERSINAS ASAD yang telah memenuhi persyaratan penguasaan hafalan Jurus Tunggal IPSI sehingga proses pelatihan lebih difokuskan pada peningkatan kualitas teknik, metodologi kepelatihan, dan standarisasi gerakan.
Melalui kegiatan tersebut, Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah menargetkan lahirnya pelatih-pelatih bersertifikat yang mampu menjadi ujung tombak pembinaan atlet di wilayah masing-masing serta memperkuat sistem pembinaan pencak silat secara berjenjang.
Selain meningkatkan kualitas sumber daya pelatih, kegiatan ini juga diharapkan mempererat sinergi antarpelatih PERSINAS ASAD di Jawa Tengah dalam mencetak atlet yang mampu bersaing dan meraih prestasi pada tingkat regional, nasional, hingga internasional. (Humas PERSINAS ASAD Jawa Tengah)
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah