Proklim Cerlang Berseri Ajak Warga Norowangsan Bersihkan Sungai Kleco di World Cleanup Day 2025

Gapurajateng.com | Surakarta – Ratusan warga bersama relawan turun langsung ke Sungai Kleco, Surakarta, dalam aksi bersih-bersih sepanjang 500 meter untuk memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025. Kegiatan yang diinisiasi oleh Proklim Cerlang Berseri RW 13 Norowangsan ini mengusung tema nasional “Menuju Indonesia Bersih 2029”. Pada Minggu 21 September 2025.

Kegiatan dimulai sejak pagi dengan semangat gotong royong. Warga, relawan lingkungan, TNI, hingga perwakilan instansi swasta dan pemerintah tampak bersatu membersihkan aliran sungai dari tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga.

Perwakilan manajemen Astra Daihatsu Solo, Edi Purnomo, menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan warga. “Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kebersihan lingkungan. Lebih dari itu, semoga masyarakat mampu memilah sampah sejak dari rumah tangga, sehingga program Indonesia Bersih Sampah 2029 bisa tercapai,” ujarnya

Tak hanya membersihkan, peserta aksi juga melakukan penuangan eco enzyme ke aliran Sungai Kleco. Cairan hasil fermentasi sampah organik tersebut dipercaya mampu menurunkan kadar pencemar air seperti TSS, BOD, dan menstabilkan pH, sehingga kualitas air tetap terjaga.

Dukungan penuh datang dari berbagai pihak. Aksi ini digelar bersama PT Astra Daihatsu Solo, Klinik Utama Kasih Ibu Sehati (KUKIS), Kodim 0735/Surakarta, Dinas Lingkungan Hidup Surakarta, BBWS Bengawan Solo, Pemerintah Kelurahan Pajang, Relawan Joko Tingkir, Griya Karebet, Bank Sampah Bunga Raya Purbayan, hingga Kampung Berseri Astra Wironanggan.

Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Fictor J. Situmorang, S.I.P., M.I.P., yang turut hadir, menegaskan pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat. “Ini bagian dari bakti teritorial TNI. Kami bersama 200 relawan dan warga bergotong royong membersihkan sungai untuk mengantisipasi banjir saat musim penghujan,” tegasnya.

Selain aksi fisik, kegiatan juga dilengkapi dengan edukasi lingkungan. Pemerhati lingkungan, Sri Mulyani, bersama timnya memberikan pembinaan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga dan penerapan konsep zero waste. Edukasi ini bertujuan agar kebiasaan menjaga kebersihan tidak berhenti di acara seremonial, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat kolaborasi lintas elemen, aksi World Cleanup Day 2025 di Surakarta ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar bisa dimulai dari lingkungan terkecil. Apabila masyarakat konsisten mengelola sampah sejak dari rumah, ancaman banjir dan pencemaran lingkungan bisa diminimalisasi.(***)

Facebook Comments Box

Check Also

Tim Terpadu Kunjungi Sekretariat PSHT Surakarta, Perkuat Sinergi Ormas dan Pemerintah

GAPURAJATENG | SURAKARTA – Suasana berbeda terlihat di Sekretariat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *