
GAPURAJATENG | SURAKARTA – Hari Raya Idul Fitri bukan sekadar momen pulang kampung, bagi relawan Senkom Mitra Polri, ini adalah panggilan “ibadah” di aspal jalanan. Menyongsong arus mudik 2026, Senkom Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi daring raksasa via Zoom Meeting pada Rabu malam (11/3/2026) yang diikuti oleh pengurus dari seluruh Kabupaten/Kota se-Jateng.
Pertemuan ini bukan sekadar mengecek kesiapan fisik, melainkan mematangkan strategi kemanusiaan dalam bingkai Operasi Ketupat Candi 2026.
Menolong Adalah Ibadah Utama
Ketua Senkom Mitra Polri Jateng, H. Guntur Ivanto, ST, MT, dalam arahannya menekankan bahwa setiap keringat relawan di lapangan adalah bentuk pengabdian kepada sesama. Ia mengingatkan bahwa kecelakaan sering kali terjadi bukan hanya karena kelalaian, tapi karena rasa lelah yang memuncak di rest area.
“Kiprah Senkom adalah ibadah. Kita hadir untuk menolong saudara-saudara kita yang merayakan hari raya dengan memberikan informasi kemacetan, cuaca, hingga memastikan pemudik tahu di mana bengkel 24 jam terdekat saat kendaraan mereka bermasalah,” tegas Guntur.
Inovasi “Senkom Integrasi”: Penyelamat dalam Genggaman
Yang mencuri perhatian dalam koordinasi tahun ini adalah peluncuran aplikasi “Senkom Integrasi” oleh bidang Telematika. Aplikasi ini menjadi jembatan digital yang menghubungkan langsung relawan di lapangan dengan:
- Kepolisian & Pemerintah Daerah untuk koordinasi keamanan.
- BPBD & Rumah Sakit untuk penanganan darurat medis dan bencana.
- RJ 33 / QR 33 (Quick Respond) untuk bantuan cepat kecelakaan berkendara.
Kolaborasi Empat Pilar di Lapangan
Untuk memastikan mudik yang aman, Senkom Jateng membagi perannya ke dalam empat lini utama:
- HARKAMTIB: Menempatkan personel di setiap Pos PAM untuk menjaga kondusivitas.
- PHMAL: Bertugas sebagai “mata dan telinga” yang aktif memberitakan setiap perkembangan situasi secara real-time.
- QR 33: Tim reaksi cepat yang tidak hanya memberi info bengkel 24 jam, tapi juga mendatangi langsung pemudik yang membutuhkan bantuan di lokasi.
- TELEMATIKA: Menjaga jalur komunikasi tetap jernih melalui SDC dan radio HT untuk informasi yang akurat, cepat, dan tepat.
Komitmen dari Surakarta untuk Jawa Tengah
Senkom Surakarta menyatakan kesiapannya untuk melebur dalam ritme kerja provinsi. Dengan semangat silaturahmi yang terjaga, para relawan ini siap menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman bagi jutaan pemudik yang akan melintasi wilayah Jawa Tengah.
Acara koordinasi yang berlangsung hingga larut malam ini menjadi bukti bahwa di balik kenyamanan mudik masyarakat, ada ribuan relawan yang memilih tetap berjaga demi senyum bahagia orang lain di hari raya. (Gho)
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah