Sinergi di Garis Depan: Kala Relawan dan Aparat Bersatu Amankan Jalur Mudik Purworejo

GAPURAJATENG | PURWOREJO – Di bawah langit Kutoarjo yang mulai sibuk oleh deru kendaraan pemudik, sebuah harmoni pengabdian tercipta. Senin pagi (16/3/2026), Pos Pengamanan (Pos PAM) Terpadu BRI Kutoarjo tidak hanya menjadi titik pantau arus lalu lintas, tetapi juga menjadi saksi solidnya kolaborasi lintas unsur dalam mengawal tradisi tahunan mudik Lebaran.

Bukan sekadar apel pagi biasa, kehadiran Senkom Mitra Polri Kabupaten Purworejo dalam barisan bersama Polri, TNI, Dinas Kesehatan, hingga Pramuka, menegaskan bahwa keamanan Idulfitri 1447 H adalah tanggung jawab kolektif.

Supervisi dan “Bingkisan Semangat” dari Provinsi

Suasana di Pos Terpadu semakin hangat dengan kunjungan supervisi dari jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Senkom Jawa Tengah. Kehadiran tokoh-tokoh seperti Bp. Huda, Bp. Maskum, dan Bp. Aan bukan hanya untuk memantau kesiapan teknis, tetapi juga membawa pesan apresiasi yang nyata.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi tanpa lelah para petugas, rombongan menyerahkan bingkisan kepada personel Polri yang berjaga di garda depan. Sebuah gestur sederhana yang menjadi “bahan bakar” moral bagi mereka yang merelakan waktu lebarannya demi kenyamanan orang lain.

Kesehatan, kekompakan, dan kesiapsiagaan adalah kunci. Kita di sini untuk memastikan saudara-saudara kita sampai di rumah dengan selamat,” tegas H. Abdurrahman Anjani Putra, S.H., Wakil Ketua Senkom Jawa Tengah, saat memberikan arahan kepada personel.

Delapan Personel, Satu Misi Pengabdian

Senkom Purworejo tidak main-main dalam kontribusinya. Delapan personel khusus dikerahkan untuk memperkuat pengamanan di titik strategis Kutoarjo. Ketua Senkom Kabupaten Purworejo, H. Sugiyono, S.Pd., menyebut dukungan dari tingkat provinsi sebagai pelecut semangat bagi anggotanya di lapangan.

Kunjungan ini adalah motivasi besar bagi kami. Kami berkomitmen memberikan pengabdian terbaik agar mudik di wilayah Purworejo berlangsung aman, lancar, dan kondusif,” ungkap Sugiyono.

Inovasi Digital di Balik Layar

Kesiagaan di lapangan ini juga didukung oleh infrastruktur digital yang telah dimatangkan sebelumnya. Sesuai koordinasi wilayah Jawa Tengah, para personel kini dibekali aplikasi “Senkom Integrasi” yang menghubungkan langsung petugas di Pos PAM dengan jaringan rumah sakit, BPBD, dan layanan darurat QR 33 (Quick Respond) untuk penanganan kecelakaan berkendara secara cepat.

Melalui koordinasi yang solid antara relawan, aparat keamanan, dan dukungan teknologi, Purworejo siap menyambut para perantau dengan jaminan keamanan yang matang. Di Kutoarjo, pengamanan mudik bukan lagi sekadar tugas negara, melainkan sebuah ibadah kemanusiaan yang dijalankan dengan hati. (Ghoni)

 

Facebook Comments Box

Check Also

Kolaborasi LDII, NU, dan Kemenag di Pekalongan: Hilal Nihil, Puasa Ditambah Sehari

Gapura Jateng, 19 Maret 2026. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Pekalongan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *