Ratusan Warga RW 04/05 Gelar Halal Bihalal, Perkuat Kebersamaan dan Kerukunan

Gapurajateng.com,Semarang — Ratusan warga RW 04/05 menghadiri kegiatan halal bihalal yang digelar di kediaman Ibu Hj. Supinah, RT 21/RW 04 Dusun Kalikendel, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat (20/3/2026) malam. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan sebagai wujud rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh.

Usai melaksanakan salat Isya, warga mulai berdatangan ke rumah tuan rumah. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan takbir bersama untuk mengagungkan asma Allah SWT dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Acara dipandu oleh pembawa acara, Bapak Sogol, dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, laporan zakat fitrah disampaikan oleh Rusdiyanto. Ia menyampaikan bahwa pengumpulan zakat fitrah yang dilaksanakan di sejumlah masjid dan musala di wilayah RW 04/05 telah berjalan dengan baik, dengan total penerimaan berupa uang dan beras yang telah didistribusikan kepada yang berhak.

Ketua RW 04/05, Bapak Sarjono, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah yang telah menyediakan tempat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga apabila selama menjalankan tugas pelayanan terdapat kekurangan.Menurutnya, kegiatan halal bihalal tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga sarana mempererat keakraban antarwarga.

Menariknya, acara ini juga dihadiri perwakilan umat Kristiani yang diwakili oleh Bapak Witono selaku Ketua RW 04. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim yang akan merayakan Idul Fitri. Ia juga menuturkan bahwa nilai-nilai puasa turut dijalankan dalam tradisi umat Kristiani menjelang Paskah. Selain itu, ia menyampaikan permohonan maaf serta harapan agar kerukunan antarumat beragama dapat terus terjaga dengan baik.

Kepala Desa Sugihan, Sumadi, S.Pd., turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa tradisi halal bihalal merupakan warisan yang telah berlangsung sejak lama dan perlu terus dilestarikan. Ia juga mengingatkan pentingnya kesabaran dalam menjalani kehidupan, sebagaimana nilai yang diajarkan selama bulan Ramadan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung pemanfaatan dana desa yang saat ini difokuskan untuk pembangunan KDMP.

Acara ditutup dengan tausiah sekaligus prosesi inti halal bihalal yang dipimpin oleh Kyai Kurtubi. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa momen Idul Fitri merupakan puncak dari rangkaian ibadah Ramadan, sekaligus waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan. Ia juga mengapresiasi dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Kristiani, sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan.

Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan saling berjabat tangan antarwarga sebagai simbol saling memaafkan, yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan.


Kegiatan halal bihalal ini menjadi cerminan kehidupan masyarakat yang majemuk namun tetap rukun. Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang, melainkan memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. S14SHL

Facebook Comments Box

Check Also

PAC LDII Desa Sugihan Ajukan Izin Penggunaan Lapangan Desa untuk Sholat Idul Fitri 1447 H

Gapurajateng.com, Semarang– Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Desa Sugihan mengajukan permohonan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *