PSHT Surakarta Audiensi dengan Kapolresta, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Kota

GAPURAJATENG | SURAKARTA – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Bengawan terus diperkuat melalui sinergi lintas elemen. Pengurus Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kota Surakarta melakukan audiensi dengan jajaran Polresta Surakarta pada Selasa (5/5/2026), bertempat di ruang kerja Kapolresta.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat komunikasi antara organisasi pencak silat dengan aparat penegak hukum, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Audiensi dipimpin langsung Ketua PSHT Cabang Surakarta Darminto, SE, didampingi Sekretaris Tri Handoko serta jajaran pengurus bidang, yakni Dariman, SIP, Anggit Andrianto, dan Fery Setiawan.

Tegaskan Legalitas Organisasi

Kunjungan ini tidak sekadar silaturahmi, melainkan juga bagian dari langkah organisasi dalam menegaskan keabsahan kepengurusan PSHT di tingkat cabang. Hal tersebut merujuk pada surat resmi Pengurus Pusat PSHT serta arahan Ketua Umum PB IPSI, yang menegaskan bahwa kepengurusan yang sah telah memperoleh pengakuan pemerintah melalui keputusan Kementerian Hukum dan HAM.

Darminto menekankan bahwa kejelasan legalitas menjadi faktor penting untuk mencegah potensi kesalahpahaman di tengah masyarakat.“Transparansi informasi sangat diperlukan agar seluruh warga PSHT dan masyarakat memahami struktur organisasi yang sah. Dengan demikian, energi organisasi dapat difokuskan pada kegiatan positif,” ujarnya.

Komitmen Jaga “Solo Tetap Adem”

Dalam forum tersebut, pengurus PSHT juga menyampaikan ajakan kepada seluruh anggota untuk menjaga persaudaraan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan. Pencak silat ditegaskan bukan hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan pengabdian sosial. (Persaudaraan Setia Hati Terate -)

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H., menyambut positif langkah proaktif tersebut. Ia menilai komunikasi yang terbuka antara organisasi masyarakat dan kepolisian merupakan kunci utama menjaga stabilitas keamanan daerah.

Silaturahmi seperti ini penting untuk membangun sinergi. Kami berharap seluruh elemen masyarakat turut berperan menjaga Surakarta tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Bangun Harmoni, Dorong Prestasi

Lebih dari sekadar koordinasi keamanan, audiensi ini juga menjadi pijakan untuk memperkuat peran pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus sarana prestasi. Sinergi antara PSHT dan kepolisian diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang mendukung pembinaan atlet sekaligus menjaga harmoni sosial.

Langkah komunikasi yang humanis dan terbuka ini menunjukkan kedewasaan organisasi dalam merespons dinamika internal, sekaligus mempertegas kontribusi nyata PSHT dalam menjaga ketenteraman masyarakat.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, Surakarta diharapkan tetap menjadi kota yang “ayem tentrem”—aman, damai, dan penuh semangat persaudaraan. (Ghoni)

Facebook Comments Box

Check Also

Senkom Karanganyar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Festival Panen Cabai dan Program Percontohan Nasional

GAPURAJATENG | KARANGANYAR — Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat terus digelorakan oleh Senkom Mitra …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *