Jaga Kondusivitas Wilayah, Senkom Purworejo Kawal Pengukuhan Pengurus Persinas ASAD se-Karesidenan Kedu

Senkom Purworejo Kawal Pengukuhan Pengurus Persinas ASAD se-Karesidenan Kedu

PURWOREJO – Komitmen menjaga keamanan dan memperkuat sinergi antarlembaga kembali ditunjukkan Senkom Mitra Polri Kabupaten Purworejo saat mengawal jalannya Pengukuhan Bersama Pengurus Kabupaten/Kota Persinas ASAD se-Karesidenan Kedu masa bakti 2026–2031 di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Al-Barokah, Ngombol, Purworejo, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting bagi Persinas ASAD dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat persaudaraan antarpendekar pencak silat di wilayah Kedu. Di sisi lain, kehadiran personel Senkom Mitra Polri menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian acara berlangsung.

Acara pengukuhan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Pengasuh Ponpes Al-Barokah KH Muhadi Anam, Ketua Persinas ASAD Jawa Tengah Drs. H. Sutiyono, M.Pd., jajaran pengurus Persinas ASAD se-Karesidenan Kedu, Ketua IPSI Kabupaten Purworejo Fidhy Kiawan, S.P., unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Suasana penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya menjadi pembuka yang menegaskan semangat religius sekaligus nasionalisme dalam tubuh organisasi pencak silat tersebut.

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Purworejo, Sugiyono, S.Pd. bersama jajaran TNI dan polri

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Purworejo, Sugiyono, S.Pd., mengatakan pengamanan yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk nyata sinergi sosial demi menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, organisasi masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menciptakan iklim yang damai dan harmonis.

Pengamanan ini bukan sekadar tugas rutin, tetapi bagian dari pengabdian kami dalam menjaga ketertiban masyarakat serta mendukung kegiatan positif yang membangun persatuan,” ujar Sugiyono.

Ia menambahkan, sinergi antara Senkom, Persinas ASAD, aparat keamanan, dan elemen masyarakat menjadi modal penting dalam merawat kondusivitas daerah, khususnya di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Sementara itu, KH Muhadi Anam dalam tausiyahnya menekankan pentingnya organisasi pencak silat sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda. Ia mengingatkan bahwa pencak silat tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga nilai akhlak, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial.

Pendekar sejati bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga mampu menjaga persaudaraan, menghormati sesama, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pesannya di hadapan peserta pengukuhan.

Prosesi pengukuhan berlangsung tertib hingga akhir acara. Kebersamaan semakin terasa saat seluruh tamu dan peserta mengikuti ramah tamah dan makan bersama sebagai simbol eratnya tali silaturahmi antar pengurus dan lintas lembaga.

Melalui kegiatan tersebut, Kabupaten Purworejo kembali menunjukkan bahwa kolaborasi antar organisasi, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan mampu menjadi fondasi kuat dalam menjaga harmoni sosial. Semangat persaudaraan yang terbangun diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga menjadi energi positif bagi terciptanya masyarakat yang damai, aman, dan berkarakter. (Ghoni)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *