Ketua DPD LDII Klaten Silaturahmi ke PJ Sekda, Bahas Pengukuhan Pengurus dan Ketahanan Pangan Sorgum

saksi berlangsungnya silaturahmi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Klaten periode 2025–2030, Muh. Sigit Winoto, kepada Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Klaten, Joko Purwanto, Selasa (23/9). Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan kepengurusan baru LDII Klaten, namun juga momentum membahas program-program strategis yang akan digulirkan dalam lima tahun ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit Winoto hadir bersama Wakil Sekretaris LDII Klaten, Andrianto Syaiful Aziz. Ia menyampaikan sejumlah agenda penting, di antaranya persiapan pengukuhan pengurus DPD LDII Klaten yang baru, rencana audiensi dengan Bupati Klaten, serta paparan mengenai 8 kluster program pokok LDII yang meliputi bidang keagamaan, kebangsaan, pendidikan, ekonomi, pangan, lingkungan hidup, kesehatan, hingga pemberdayaan teknologi digital.

Program Unggulan LDII: Dialog Kebangsaan dan Budidaya Sorgum

Dalam paparannya, Sigit menegaskan bahwa LDII tidak hanya fokus pada dakwah dan pembangunan spiritual umat, tetapi juga berkontribusi nyata dalam bidang sosial-ekonomi. Salah satu program unggulan LDII Jawa Tengah yang akan diimplementasikan di Klaten adalah Dialog Kebangsaan, sebagai ruang diskusi lintas elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan memperkokoh wawasan kebangsaan.

Selain itu, LDII juga mendorong budidaya sorgum sebagai komoditas alternatif dalam mewujudkan ketahanan pangan. Menurut Sigit, sorgum memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena selain tahan terhadap kondisi lahan marginal, juga memiliki nilai gizi yang tinggi serta peluang pasar yang cukup menjanjikan.

Respons PJ Sekda Klaten

Menanggapi paparan tersebut, PJ Sekda Klaten, Joko Purwanto, menyampaikan apresiasinya atas gagasan yang ditawarkan LDII. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa jika ingin mengembangkan tanaman sorgum di Klaten, maka yang perlu diperhatikan bukan hanya aspek budidayanya, tetapi juga persoalan pasca panen dan pemasaran.

> “Sorgum bisa saja ditanam di lahan-lahan kosong atau tanah desa yang berada di pereng-pereng yang selama ini tidak dimanfaatkan. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana hasil panen ini bisa terserap oleh pasar. Jangan sampai sudah diproduksi banyak, namun pemasarannya justru terhambat karena permintaan masyarakat belum terbentuk,” jelas Joko.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Klaten pada prinsipnya terbuka terhadap inisiatif masyarakat maupun organisasi sosial keagamaan, sepanjang mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Harapan LDII untuk Dukungan Bupati

Di akhir pertemuan, Sigit menyampaikan harapannya agar PJ Sekda dapat membantu menjembatani komunikasi antara LDII dengan Bupati Klaten. Ia berharap Bupati dapat hadir sekaligus memberikan keynote speech dalam kegiatan pembekalan pengurus LDII yang akan dilaksanakan usai pengukuhan pengurus pada 27 September 2025 mendatang.

“Momentum pengukuhan nanti akan menjadi awal kiprah pengurus baru LDII Klaten periode 2025–2030. Kehadiran Bupati tentu sangat berarti sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap langkah-langkah LDII dalam berkontribusi membangun masyarakat Klaten,” ungkap Sigit.

LDII Siap Bersinergi dengan Pemerintah

Silaturahmi ini diakhiri dengan komitmen LDII Klaten untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten. Melalui program-program unggulan, LDII berharap mampu memberikan sumbangsih dalam berbagai bidang, mulai dari pembangunan karakter bangsa hingga mendukung ketahanan pangan lokal.

Dengan semakin eratnya komunikasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah, diharapkan tercipta kolaborasi yang produktif demi mewujudkan Klaten yang kondusif, mandiri, dan sejahtera. -Januar-

Facebook Comments Box

Check Also

Perkuat Kolaborasi Keumatan, LDII Kota Pekalongan Audiensi dengan Kemenag

Infojatengterkini, Kota Pekalongan — Pengurus DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Pekalongan melakukan audiensi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *