Ketua LDII Demak Dorong Solidaritas Warga, Gebyar Harmoni Kota Wali 2025 Resmi Digelar

GAPURA JATENG, DEMAK — Ketua DPD LDII Kabupaten Demak, Kurniawan Arifendi, menegaskan bahwa Gebyar Harmoni Kota Wali 2025 merupakan wujud nyata pengabdian LDII kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi 8 Program Pengabdian LDII untuk Bangsa yang meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, hingga energi baru terbarukan.

Menurut Kurniawan Arifendi, LDII tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga aktif menjawab persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak rob seperti Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Pemilihan Desa Sriwulan sebagai lokasi kegiatan didasari oleh kondisi wilayah yang kerap terdampak rob dan menjadi perhatian publik karena kemacetan jalur Pantura.

Ketua LDII Demak menilai momentum Hari Kesetiakawanan Nasional 2025 sangat tepat untuk memusatkan kegiatan di kawasan yang membutuhkan penguatan solidaritas dan pelayanan publik.

Melalui Gebyar Harmoni Kota Wali, LDII ingin menghadirkan solusi konkret yang bersinergi dengan program pemerintah daerah dan pusat, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Apa Tujuan Utama yang Disampaikan Ketua LDII Demak?

Dalam laporan penyelenggara, Ketua LDII Demak menyampaikan beberapa tujuan utama kegiatan, di antaranya:

Menyelenggarakan bakti sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Mendukung langsung program lintas sektor pemerintah dalam pelayanan publik.

Memperkuat komunikasi, kesepahaman, dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.

Menjadi sarana pembelajaran organisasi dan penyiapan generasi penerus LDII.

Konsep guyub bebarengan menjadi kunci agar seluruh elemen masyarakat dapat terlibat aktif dan merasakan manfaat kegiatan.

Layanan Publik Apa yang Dihadirkan dalam Gebyar Harmoni Kota Wali?

Gebyar Harmoni Kota Wali 2025 menghadirkan berbagai stand pelayanan publik lintas sektor, mulai dari pasar murah, cek kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan (GISA), literasi inklusi perpustakaan, kampanye anti korupsi, donor darah PMI, hingga edukasi lingkungan melalui program tukar sampah dengan kupon.

Ketua LDII Demak menekankan bahwa pengemasan layanan dalam bentuk sosialisasi interaktif dan edukatif diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran kolektif.

Bagaimana Apresiasi Pemerintah terhadap Inisiatif LDII Demak?

Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah memberikan apresiasi atas konsistensi LDII Demak dalam menyelenggarakan Gebyar Harmoni. Ia menilai format kegiatan yang digagas LDII unik dan efektif karena menggabungkan pelayanan publik, edukasi lingkungan, serta penguatan kerukunan umat beragama.

Penyerahan simbolik perangkat layanan adminduk dan 21.000 Kartu Identitas Anak (KIA) menjadi bukti kepercayaan pemerintah kepada Desa Sriwulan dan LDII sebagai mitra strategis.

Apa Pesan Ketua LDII Demak untuk Masyarakat?

Menutup rangkaian kegiatan, Ketua LDII Demak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga solidaritas, memperkuat silaturahmi, dan membangun harmoni sosial. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara ormas, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci utama menghadapi tantangan sosial dan lingkungan di Kabupaten Demak.

Melalui Gebyar Harmoni Kota Wali 2025, LDII Demak berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sejalan dengan cita-cita Solidaritas Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas.***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *