
Gapurajateng | Karanganyar — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Karanganyar secara resmi melantik Pengurus Relawan LDII periode 2026–2030. Pelantikan digelar khidmat di Aula Pondok Pesantren Al Amaanah, Kecamatan Tasikmadu, Jumat (2/1/2026).
Prosesi pelantikan menjadi penanda dimulainya babak baru pengabdian Relawan LDII Karanganyar dalam bidang sosial kemasyarakatan dan kebencanaan. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan laporan panitia, sebelum memasuki agenda inti pelantikan.
Rangkaian prosesi berlangsung tertib, meliputi pembacaan Surat Keputusan, pelantikan oleh Ketua DPD LDII Karanganyar, penyerahan SK kepengurusan, pengibaran bendera pataka relawan, serta penandatanganan berita acara. Para pengurus yang dilantik kemudian menerima ucapan selamat dari tamu undangan.
Ketua Relawan LDII Karanganyar terpilih, Sri Sugiyatno, A.MA., OT, menegaskan komitmennya untuk menjadikan relawan sebagai garda depan pengabdian sosial yang responsif dan berorientasi pada kemanusiaan.
“Kami siap menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan semangat ibadah. Relawan LDII harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat dibutuhkan,” ujarnya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Karanganyar dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya serta menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru agar semakin solid, sigap, dan adaptif menghadapi tantangan sosial ke depan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar menilai keberadaan Relawan LDII memiliki peran strategis, mengingat Karanganyar termasuk wilayah rawan bencana seperti tanah longsor dan pohon tumbang.
“Sinergi relawan masyarakat seperti Relawan LDII sangat membantu upaya penanggulangan bencana dan pelayanan darurat,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, menandai harapan agar kepengurusan Relawan LDII Karanganyar periode 2026–2030 mampu menjadi kekuatan sosial yang tangguh, cepat bergerak, dan bermanfaat luas bagi masyarakat. (Ghoni)
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah