iDULaDHA LDII KOTA sEMARANG
iDULaDHA LDII KOTA sEMARANG

Soenarto: Kurban LDII Semarang 2026 Capai Rp10,5 Miliar, Prioritaskan Dhuafa

GAPURA JATENG, SEMARANG — Ketua DPD LDII Kota Semarang, Soenarto, mengungkapkan total nilai ekonomi kurban warga LDII Kota Semarang pada Idul Adha 1447 Hijriah atau Kurban 2026 mencapai sekitar Rp10,5 miliar. Nilai tersebut berasal dari penyembelihan 349 ekor sapi dan 131 ekor kambing yang dilakukan di sejumlah masjid binaan LDII di Kota Semarang.

Penyembelihan hewan kurban berlangsung serentak sejak pagi, Rabu (27/5/2026), dengan melibatkan warga secara gotong royong mulai dari proses pemotongan hingga distribusi daging kepada masyarakat sekitar, khususnya kaum dhuafa.

Menurut Soenarto, peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini menunjukkan tumbuhnya semangat ibadah dan kepedulian sosial warga LDII Kota Semarang.

Soenarto Sebut Distribusi Daging Kurban Diprioritaskan untuk Dhuafa

Soenarto menjelaskan, nilai ekonomi kurban sapi dihitung berdasarkan asumsi harga satu ekor sapi sekitar Rp30 juta. Ia menilai ibadah kurban tidak hanya berdimensi spiritual, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

“Distribusi daging kurban diprioritaskan kepada masyarakat yang membutuhkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas,” ujarnya.

Penyembelihan hewan kurban dilakukan di berbagai masjid yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kota Semarang. Sebagian hewan kurban juga diproses di Rumah Potong Hewan (RPH) Penggaron milik BUMD Pemerintah Kota Semarang untuk menjaga standar kebersihan dan higienitas.

LDII Semarang Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK

Dalam pelaksanaan kurban 2026, LDII Kota Semarang juga menaruh perhatian terhadap kesehatan hewan kurban. Soenarto menegaskan pentingnya memastikan hewan bebas dari penyakit zoonosis seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun antraks.

Ia mengimbau warga yang belum mampu membeli sapi secara mandiri agar melaksanakan kurban secara kolektif.

“Kami arahkan agar warga bisa berpatungan tujuh orang untuk kurban sapi. Selain lebih efisien, juga lebih barokah,” jelasnya.

Panitia Kurban LDII Kota Semarang, HM Yenuarso, menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan secara berkala bersama Dinas Pertanian Kota Semarang.

“Untuk menjamin keamanan dan kualitas daging, hewan kurban diperiksa agar memenuhi prinsip ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal,” kata Yenuarso.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Yen tersebut, kesadaran warga untuk berkurban terus meningkat setiap tahun, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Kurban LDII Jawa Tengah 2026 Gunakan Besek dan Daun Jati

Pembina LDII Kota Semarang, KH Agus Rudi Hartono ST, menyampaikan bahwa ibadah kurban merupakan bentuk ketakwaan dan kepasrahan kepada Allah SWT dengan meneladani Nabi Ibrahim AS.

“Karena ibadah kurban adalah bentuk ketakwaan, maka hewan yang dikurbankan harus sehat, gemuk, tidak cacat, dan cukup umur. Pembagian dagingnya juga diprioritaskan kepada kaum dhuafa,” tandasnya.

Sementara itu, Masjid Al Wali Ketileng turut melaksanakan penyembelihan 17 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Ketua Panitia Kurban Al Wali, Mahfudh, berharap pembagian daging kurban dapat membantu masyarakat sekitar.

Di tingkat provinsi, pengurus Biro KIM DPW LDII Jawa Tengah, M. Shobirin, menyebut total hewan kurban LDII se-Jawa Tengah pada 2026 mencapai 6.229 ekor sapi, dua kerbau, dan 9.707 kambing.

Selain itu, pengemasan daging kurban menggunakan besek dan daun jati untuk mendukung pola distribusi yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Jumlah kurban tahun ini juga disebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Facebook Comments Box

Check Also

PAC LDII Sukorejo, Masjid As Shiddiq Kalialang Baru, pembagian sembako Gunungpati, LDII Sukorejo Semarang, kegiatan sosial Idul Fitri, bantuan sembako warga Sukorejo

Pembagian Sembako Rutin Menjelang Idul Fitri di Masjid As Shiddiq Kalialang Baru

GAPURA JATENG, SEMARANG — Pada Sabtu, 14 Maret 2026, Takmir Masjid As Shiddiq Kalialang Baru …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *