Infojatengterkini, Kota Pekalongan — Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an mengalun khidmat di aula SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan, Kamis (12/2/2026). Suasana haru dan bangga menyelimuti pelaksanaan Kompetisi Al-Qur’an dan Sains (Kompass) 2026 tingkat eks Karesidenan Pekalongan.
Di antara deretan peserta, perhatian tertuju pada seorang balita mungil yang tampil penuh percaya diri. Dialah Divya Rosalind Amberly binti Iwan Sujatmoko, peserta termuda dalam lomba Tahfidz jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lahir di Pekalongan pada 22 November 2022, Divya sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2.
Capaian tersebut terasa istimewa, mengingat usianya yang masih sangat belia. Dengan suara polos dan hafalan yang mengalir lancar, Divya mampu memukau dewan juri di tengah persaingan yang cukup ketat. Ia merupakan generus PAUD PC LDII Kecamatan Pekalongan Barat dan saat ini tercatat sebagai siswa KB Al-Ikhlas Klego, Kecamatan Pekalongan Timur.
Sementara itu, Juara 1 diraih Erum Amberlyn Am dari KB Al Irsyad Al Islamiyah, dan Juara 3 diraih Muhammad Abdul Rohman dari TAUD Al Irsyad Al Islamiyah Pekalongan. Ketiganya menunjukkan kualitas hafalan yang baik serta keberanian tampil di hadapan publik.
Kompass 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi Qurani sejak usia dini. Selain lomba Hifdzul Qur’an untuk jenjang KB, TK, SD, hingga SMP, panitia turut menggelar lomba pidato tingkat SD dan SMP guna melatih kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri peserta.
Bagi Divya dan keluarganya, prestasi ini menjadi pijakan awal untuk perjalanan panjang dalam mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an. Dukungan keluarga, lingkungan pendidikan yang religius, serta pembinaan yang konsisten terbukti mampu menumbuhkan potensi luar biasa bahkan pada usia yang sangat muda.
Keberhasilan Divya menjadi simbol optimisme bahwa generasi Qurani di Pekalongan terus tumbuh dan berprestasi, membawa harapan cerah bagi masa depan. ***
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah