KSPPS BMT Mitra Sejahtera Jalani Asesmen Akreditasi Islamic Microfinance Standard

GAPURAJATENG.COM,SALATIGA — Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Mitra Sejahtera mengikuti proses asesmen akreditasi Islamic Microfinance Standard (IMS) yang diselenggarakan oleh PBMT Akreditasi pada Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BMT Mitra Sejahtera, Jalan Arimbi, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Asesmen dilakukan oleh dua asesor, yakni Khoir dan Sutarto, yang hadir secara langsung untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan dan operasional lembaga. Proses ini menjadi bagian penting dalam upaya BMT Mitra Sejahtera meningkatkan kualitas kelembagaan sekaligus memastikan penerapan tata kelola berjalan secara profesional dan sesuai dengan prinsip syariah.

Dalam pelaksanaannya, tim asesor melakukan penilaian terhadap sejumlah aspek yang terangkum dalam lima pilar utama, meliputi legalitas kelembagaan, kepatuhan syariah, manajemen, kinerja bisnis, serta tata kelola keuangan. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara menyeluruh sebagai bagian dari proses untuk mengetahui kondisi dan kualitas pengelolaan lembaga.

Jajaran pimpinan BMT Mitra Sejahtera turut mendampingi proses asesmen. Mereka di antaranya Ketua H. Siswarsono, S.E., Bendahara H. Widodo, Pengawas H. Muttaqin Hadi, serta Manajer Wahyu Hidayat. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menunjukkan komitmen lembaga dalam mendukung keterbukaan proses evaluasi dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Akreditasi IMS diharapkan tidak hanya menjadi instrumen penilaian, tetapi juga memberikan manfaat strategis bagi penguatan kelembagaan. Melalui proses tersebut, BMT dapat memperoleh gambaran objektif mengenai kualitas tata kelola, tingkat kepatuhan terhadap prinsip syariah, serta kesiapan lembaga dalam menghadapi berbagai tantangan dan risiko pengelolaan usaha.

Selain menjadi sarana evaluasi internal, hasil akreditasi juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BMT Mitra Sejahtera. Predikat akreditasi dapat menjadi salah satu indikator kualitas kelembagaan, mendukung pemenuhan standar yang dipersyaratkan, membuka peluang akses pembiayaan yang lebih luas, sekaligus menjadi dasar pembinaan dan penyempurnaan sistem secara berkelanjutan.

Jajaran Pimpinan BMT Mitra Sejahtera, Wahyu Hidayat, S.E. (Manajer), H. Muttaqin Hadi, Joko Widodo, S.T., dan H. Siswarsono, S.E., turut hadir mendampingi serta memastikan proses asesmen berlangsung dengan tertib dan lancar.

Manajer BMT Mitra Sejahtera, Wahyu Hidayat, menilai proses asesmen memiliki arti penting bagi keberlangsungan dan perkembangan lembaga ke depan. Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk mengetahui kondisi lembaga secara objektif, termasuk kemampuan dalam mengantisipasi dan mengelola berbagai risiko.

“Asesmen ini ibarat cek laboratorium kesehatan. Melalui hasilnya, kita akan tahu seberapa sehat dan mampu BMT ini dalam menghadapi serta mengelola risiko di masa depan,” ujar Wahyu di sela-sela kegiatan.

Proses asesmen tidak berhenti pada pemeriksaan dokumen dan sistem internal. Tim asesor PBMT Akreditasi juga melakukan wawancara dengan dua anggota BMT yang dipilih sebagai sampel. Wawancara tersebut dimaksudkan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pemahaman anggota terhadap prosedur pelayanan maupun produk-produk keuangan yang disediakan BMT Mitra Sejahtera.

Keterlibatan anggota dalam proses tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian karena kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh sistem dan dokumen kelembagaan, tetapi juga oleh sejauh mana prosedur yang diterapkan dapat dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh anggota.

Melalui pelaksanaan asesmen IMS ini, KSPPS BMT Mitra Sejahtera berupaya menjadikan proses akreditasi sebagai momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat kualitas pengelolaan lembaga. Dengan tata kelola yang semakin baik, kepatuhan syariah yang terjaga, serta pengelolaan yang profesional, BMT Mitra Sejahtera diharapkan mampu terus memberikan pelayanan yang amanah dan bermanfaat bagi para anggotanya serta masyarakat.

Wahyu H/Nur Fatikin

Facebook Comments Box

Check Also

Bekal Fardhu Kifayah, Jamaah Masjid Al-Imam Ikuti Pelatihan Perawatan Jenazah

Gapurajateng.com,Salatiga,Takmir Masjid Al-Imam menggelar pelatihan perawatan jenazah bagi jamaah putra dan putri pada Rabu malam, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *