LDII JATENG
LDII JATENG

Prof Singgih Tri Sulistiyono di Munas X LDII Jakarta Timur: DPW LDII Jawa Tengah Dorong SDM dan Lingkungan Naik Kelas

GAPURA JATENG, JAKARTA — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Jawa Tengah menyatakan menerima sepenuhnya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Umum DPP LDII masa bakti 2021–2026.

Sikap tersebut disampaikan dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang digelar di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin.

Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Singgih Tri Sulistiyono, menyampaikan apresiasi atas kinerja kepengurusan DPP LDII selama lima tahun terakhir.

“Kami mengucapkan terima kasih atas amal shalih Bapak Ketua Umum. Kami bersyukur dan bangga menjadi bagian dari sejarah LDII, serta menerima laporan pertanggungjawaban yang telah disampaikan. Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan keberkahan,” ujarnya di hadapan peserta Munas.

Dorongan “Naik Kelas” untuk LDII

Guru Besar dari Universitas Diponegoro tersebut menegaskan pentingnya peningkatan kualitas organisasi ke depan.

Menurutnya, LDII harus terus berkembang dan tidak berhenti pada capaian saat ini.
“Kami mendorong pengurus DPP LDII selanjutnya untuk naik kelas. Tomorrow must be better, esok harus lebih baik dari hari ini,” tegasnya.

Fokus Penguatan SDM dan Pendidikan

Dalam pandangan strategisnya, Prof Singgih menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Ia mengusulkan pembentukan wadah profesional berbasis keilmuan.

“Perlu adanya Asosiasi Dosen LDII dan Asosiasi Guru LDII, seperti Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI) yang manfaatnya sudah kita rasakan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengusulkan pembentukan lembaga hisab rukyat tingkat nasional guna memperkuat aspek keagamaan dalam organisasi.

Tata Kelola Organisasi hingga Akar Rumput

Prof Singgih menilai penguatan tata kelola organisasi menjadi kunci keberlanjutan LDII. Ia menekankan pentingnya standardisasi, monitoring, dan evaluasi yang terstruktur hingga tingkat bawah.

“Penjaminan mutu harus sampai ke Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC). Budaya kerja dari DPP harus menular secara sistematis ke bawah,” ujarnya.

Komitmen Lingkungan: Dari LISDAL ke Rumah Tangga

Isu lingkungan juga menjadi perhatian penting. Program Lingkungan Hidup (LISDAL) dinilai perlu diperluas hingga menyentuh kehidupan sehari-hari warga LDII.

Prof Singgih merinci langkah konkret yang dapat dilakukan:

Sekolah LDII menjadi Sekolah Adiwiyata
Pondok pesantren berbasis Eco Pesantren
Masjid sebagai Eco Mosque
Kawasan warga sebagai Kampung Iklim

“Program lingkungan harus membumi, tidak hanya di organisasi, tetapi sampai ke rumah tangga,” tegasnya.

Kriteria Pemimpin dan Regenerasi LDII

Dalam momentum Munas X LDII, Prof Singgih juga menyinggung pentingnya kepemimpinan masa depan. Ia menekankan perlunya sosok pemimpin yang visioner sekaligus praktis.

“Kita membutuhkan pemimpin yang berpengalaman di bidang energi terbarukan, pendidikan, dan memiliki wawasan internasional,” katanya.

Tak kalah penting, ia menggarisbawahi regenerasi organisasi sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

“Kepemimpinan tidak lahir secara instan. Harus melalui proses panjang dan berjenjang, bukan sekadar hadiah,” tandasnya.

Kontribusi Strategis untuk Arah LDII

Pandangan umum DPW LDII Jawa Tengah ini menjadi bagian dari kontribusi strategis dalam Munas X LDII. Berbagai masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.

Dengan penguatan SDM, tata kelola, lingkungan, dan regenerasi kepemimpinan, LDII diharapkan semakin berperan aktif dalam pembangunan umat dan bangsa.***

Facebook Comments Box

Check Also

Penguatan Organisasi di Jamus, Senkom Jateng Mantapkan Kepengurusan Baru

Gapura Jateng.com,Ngawi– Kegiatan orientasi sekaligus pengukuhan kepengurusan Senkom Mitra Polri Jawa Tengah masa bakti 2026–2031 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *