
GAPURAJATENG | SURAKARTA – Upaya membangun kolaborasi antara elemen masyarakat dan aparat kepolisian terus diperkuat di Kota Surakarta. Pengurus Senkom Mitra Polri Kota Surakarta menggelar audiensi dengan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Surakarta di Kantor Satlantas Polresta Surakarta, Kamis (21/5/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Audiensi dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Dhayita Daneswari, S.I.K., didampingi Wakasatlantas AKP Dewi serta Kanit Kamsel AKP Surawan Nurjaya. Dari pihak Senkom hadir Ketua Senkom Mitra Polri Kota Surakarta, H. Yusuf Erwansyah, A.Md., beserta jajaran pengurus harian.
Audiensi ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergitas sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Solo.

Ketua Senkom Surakarta, H. Yusuf Erwansyah, A.Md., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pengurus Pusat Senkom terkait penguatan kerja sama antara Senkom Mitra Polri dengan Korps Lalu Lintas Polri. Ia menyampaikan bahwa Senkom selama ini aktif membantu pengamanan berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pengamanan nataru, lebaran, kegiatan keagamaan, hajatan masyarakat, hingga pengawalan prosesi pemakaman.
“Kami ingin memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas anggota melalui edukasi dan pembinaan dari Satlantas. Dengan jumlah anggota sekitar 220 personel di Kota Surakarta, peningkatan SDM menjadi kebutuhan penting agar anggota semakin profesional saat membantu masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Senkom selama ini rutin terlibat dalam berbagai operasi kemanusiaan dan pengamanan bersama Polresta Surakarta, termasuk Operasi Ketupat Candi maupun pengamanan kegiatan masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kemitraan antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam kesempatan itu, Senkom juga mengusulkan adanya pelatihan dan penyuluhan rutin dari Satlantas terkait keselamatan berkendara, penanganan awal kecelakaan lalu lintas, hingga pemahaman regulasi terbaru, termasuk pendekatan restorative justice dalam penanganan kasus laka lantas.
Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Dhayita Daneswari, S.I.K., menyambut positif audiensi tersebut. Ia mengapresiasi keterlibatan aktif Senkom dalam membantu tugas-tugas kemasyarakatan dan pengamanan di Kota Surakarta.
“Kami berharap komunikasi dan koordinasi seperti ini terus berjalan. Edukasi tertib berlalu lintas memang perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat agar kesadaran keselamatan bisa tumbuh bersama,” ungkapnya.
Menurutnya, Senkom sangat familiar saat menjabat sebagai Kapolsek Candisari, Semarang pada 2015 sering bersama Senkom, keberadaan organisasi masyarakat seperti Senkom memiliki peran strategis dalam membantu penyebaran edukasi keselamatan berlalu lintas hingga ke lingkungan masyarakat paling bawah. Satlantas Polresta Surakarta sendiri selama ini terus menggencarkan operasi keselamatan dan edukasi publik guna menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah Solo Raya.
Sementara itu, Kanit Kamsel AKP Surawan Nurjaya menegaskan bahwa bidang keamanan dan keselamatan lalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab polisi semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, pihaknya membuka peluang kerja sama dalam bentuk pelatihan, sosialisasi, maupun edukasi langsung kepada komunitas dan generasi muda.
Audiensi diakhiri dengan sesi diskusi, perkenalan antaranggota, serta foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antara Senkom Mitra Polri dan Satlantas Polresta Surakarta dalam menciptakan Kota Solo yang aman, tertib, dan humanis. (Ghoni)
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah