Utusan Sabilul Jannah di Bawah Naungan LDII Salatiga Asah Kompetensi lewat Bimtek JULEHA

Gapurajateng.com,SALATIGA – Dalam upaya meningkatkan kompetensi juru sembelih halal sesuai syariat Islam dan standar keamanan pangan, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (JULEHA) Tahun 2026 pada 19–20 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sidorejo dan Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Kota Salatiga.

Bimtek ini diikuti berbagai unsur masyarakat, termasuk utusan dari Masjid dan Pondok Pesantren Sabilul Jannah dibawah naungan DPD LDII Kota Salatiga, yakni Ustadz Nurrotib, Ustadz Murilo Pambudi, serta Sekretaris Ponpes H. Agung Setyawan.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga, Ir. Listya Eddy Santoso, M.Sc., menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi juru sembelih halal di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kehalalan, keamanan, dan kualitas produk pangan asal hewan.

Menurutnya, seorang juru sembelih halal saat ini tidak hanya dituntut memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, tetapi juga harus menguasai keterampilan teknis, prinsip kebersihan, keamanan pangan, serta aspek kesejahteraan hewan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta tidak sekadar menambah wawasan, tetapi juga mampu meningkatkan keterampilan praktik secara profesional sehingga dapat diterapkan secara tepat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan juru sembelih halal yang kompeten memiliki peran strategis dalam memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat untuk mengonsumsi produk hewan yang halal, sehat, higienis, serta sesuai ketentuan pemerintah maupun syariat Islam.

Sementara itu, salah satu peserta dari Ponpes Sabilul Jannah, Ustadz Nurrotib, mengaku memperoleh banyak tambahan wawasan dan penguatan pemahaman setelah mengikuti bimtek tersebut.

Menurutnya, meskipun selama ini telah terbiasa melaksanakan penyembelihan hewan kurban saat Iduladha, materi yang diberikan dalam bimtek memberikan penjelasan lebih rinci dan terstruktur mengenai standar penyembelihan halal yang benar.

“Selama ini kami sudah sering melakukan penyembelihan saat Iduladha. Setelah mengikuti bimtek ini, pemahaman menjadi lebih detail sehingga semakin yakin dan mantap dalam menjalankan praktik penyembelihan sesuai syariat Islam dan standar halal yang berlaku,” ungkapnya.

Pada hari pertama, peserta menerima materi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah dan DPW JULEHA Jawa Tengah terkait kebijakan pemerintah tentang juru sembelih halal, fatwa penyembelihan halal, standar halal, hingga sertifikasi kompetensi JULEHA.

Selain itu, peserta juga dibekali materi mengenai kesejahteraan hewan, pemeriksaan ante mortem dan post mortem, serta penanganan produk hewan pascapanen yang higienis dan aman konsumsi.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung penyembelihan hewan sesuai syariat Islam di RPH-R Kota Salatiga, didampingi para praktisi dan instruktur berpengalaman.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban maupun kebutuhan konsumsi harian secara halal, higienis, aman, dan profesional. Ico

Facebook Comments Box

Check Also

Polres Salatiga Bersama Dinas Sosial Perkuat Penanganan PGOT Melalui Workshop Kolaboratif

Gapurajateng.com,Salatiga – Sinergi antarinstansi terus diperkuat oleh Polres Salatiga bersama Dinas Sosial Kota Salatiga dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *