GAPURA JATENG | KARANGANYAR – Pengurus Kabupaten Persinas ASAD Karanganyar resmi dilantik untuk masa bakti 2025-2030 dalam sebuah upacara khidmat yang digelar sabtu 27 Des 2025 . Joko Widodo dipercaya kembali menahkodai Persinas ASAD Karanganyar.
Dalam sambutan perdananya, Joko Widodo menegaskan tekad kuat untuk membawa organisasi pencak silat ini ke level yang lebih tinggi. “Kami memiliki komitmen penuh untuk meningkatkan prestasi Persinas ASAD Karanganyar, baik di tingkat regional maupun nasional. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan kerja keras dan sinergi,” ujarnya.
Prosesi pelantikan ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Persinas ASAD Jawa Tengah yang diwakili oleh Wakil Ketua, Weda Hendragiri.
Dalam arahannya, Weda—yang juga menjabat sebagai Ketua IPSI Wonogiri—menitipkan lima poin krusial bagi kepengurusan yang baru yaitu :
Jiwa Ngawulo (Pengabdian): Pengurus harus memiliki semangat melayani dan berdedikasi tanpa pamrih demi kemajuan organisasi.
Integritas & Transparansi: Menjalankan roda organisasi dengan kejujuran dan keterbukaan dalam pengelolaan.
Pemahaman 4 Aspek Pencak Silat: Menguasai secara mendalam aspek mental-spiritual, seni budaya, bela diri, dan olahraga.
Visi Modernisasi & Inovasi: Mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi dalam metode pelatihan maupun manajemen.
Penguatan Karakter & Disiplin: Menjadikan pencak silat sebagai sarana pembentukan moral dan kedisiplinan generasi muda.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan atlet-atlet silat dari Bumi Intanpari. Fokus pada modernisasi dan inovasi menjadi sorotan utama agar pencak silat tetap relevan dan menarik bagi generasi milenial dan Gen Z, tanpa meninggalkan akar tradisi dan penguatan karakter.
Dengan komposisi pengurus yang baru, Persinas ASAD Karanganyar optimis dapat mencetak pesilat yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan integritas tinggi.
Gapura Jateng Gerbang dan Perekat Jawa Tengah