LDII KUDUS
LDII KUDUS

LDII Kudus Gelar Pelatihan Digital Marketing, Dorong Warga Produktif di Era Digital

GAPURA JATENG, KUDUS — LDII Kudus menggelar pelatihan digital marketing bertajuk “Jadikan Sosmedmu Lebih Produktif dan Berkah” di GSG Syaifuddin Zuhri, Kudus, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai ibu rumah tangga, generasi muda, hingga pelaku usaha kecil yang ingin memanfaatkan media sosial sebagai peluang usaha di era digital.

Ketua SC kegiatan ini, Widi Haryanto, mengatakan perubahan pola belanja masyarakat saat ini mulai berdampak pada aktivitas perdagangan konvensional.

Menurutnya, sejumlah pusat perdagangan dan pusat perbelanjaan mengalami penurunan pengunjung karena masyarakat kini lebih memilih berbelanja secara online.

“Kalau kita perhatikan, pusat-pusat perniagaan sekarang mulai mengalami penurunan pengunjung. Banyak pelaku usaha mengeluhkan kondisi pasar yang lesu,” ujarnya.Namun demikian, Widi menilai kondisi tersebut juga membuka peluang baru di bidang usaha digital.

“Masyarakat sekarang lebih memilih belanja online karena lebih praktis. Artinya pasar itu tidak hilang, tetapi berpindah ke ruang digital,” katanya. Ia menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini membuat masyarakat lebih mudah memulai usaha tanpa harus memiliki modal besar.

“Dengan HP, kemauan belajar, kerja keras, dan konsistensi, peluang usaha sekarang terbuka luas,” jelasnya. Menurut Widi, pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru yang mandiri secara ekonomi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kalau ekonomi masyarakat kuat, kontribusi terhadap lingkungan dan kegiatan sosial juga akan semakin besar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat LDII Kabupaten Kudus, Ir. KH. Soehardi, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, kemampuan digital saat ini menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi. “Ke depan tantangan akan lebih besar, tetapi peluang juga semakin luas,” ujarnya.

Ia berharap peserta pelatihan mampu menjadi generasi yang mandiri secara ekonomi sekaligus memiliki kepedulian sosial.

Di sisi lain, Ketua Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) DPD LDII Kabupaten Kudus, Dra. Sri Winarni, mengatakan kegiatan tersebut awalnya diprioritaskan bagi ibu rumah tangga.

Namun, karena tingginya antusiasme masyarakat, pelatihan akhirnya dibuka untuk seluruh kalangan peserta. “Ibu rumah tangga sekarang tidak hanya mengurus keluarga, tetapi juga bisa produktif dari rumah melalui media sosial,” katanya.

Sri Winarni menambahkan, pelatihan digital perlu dilakukan secara berkelanjutan agar peserta benar-benar mampu mengembangkan kemampuan yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

“Pendampingan itu penting agar peserta bisa berkembang dan memanfaatkan media sosial secara produktif,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Check Also

Senkom Rescue Kudus Ikuti Kerja Bakti Perbaiki Tanggul Jebol

GAPURAJATENG.COM | KUDUS – Tingginya curah hujan serta kontur tanah yang cukup labil sebabkan beberapa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *